{"id":920,"date":"2026-04-18T20:54:02","date_gmt":"2026-04-18T20:54:02","guid":{"rendered":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/?p=920"},"modified":"2026-04-18T20:54:02","modified_gmt":"2026-04-18T20:54:02","slug":"resep-cireng-biasa-panduan-lengkap-dan-tips-membuat-cireng-yang-gurih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/resep-cireng-biasa-panduan-lengkap-dan-tips-membuat-cireng-yang-gurih\/","title":{"rendered":"Resep Cireng Biasa: Panduan Lengkap dan Tips Membuat Cireng yang Gurih"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Cireng Biasa: Panduan Lengkap dan Tips Membuat Cireng yang Gurih<\/h1>\n<p>Cireng, singkatan dari &#8220;aci digoreng,&#8221; adalah salah satu jajanan tradisional khas Sunda yang telah merebut hati banyak orang di seluruh Indonesia. Kombinasi gurih dan tekstur yang kenyal membuat cireng menjadi camilan yang sempurna untuk dinikmati kapan saja. Dalam artikel ini, kita akan membahas resep cireng biasa yang lezat, lengkap dengan langkah-langkah detil dan tips untuk memastikan hasil yang maksimal. Jadi, siapkan bahan-bahan Anda dan ikuti panduan berikut untuk membuat cireng yang tak terlupakan.<\/p>\n<h2>Sejarah Singkat Cireng<\/h2>\n<p>Sebelum kita memasuki bagian resep, mari kita lihat sedikit latar belakang sejarah cireng. Asalnya dari Jawa Barat, cireng mulai populer di tahun 1980-an. Dulunya, cireng dibuat hanya dengan bahan-bahan sederhana yang tersedia di dapur rumah tangga Sunda. Namun, seiring berjalannya waktu, variasinya semakin berkembang, dengan berbagai isian dan saus yang menarik.<\/p>\n<h2>Bahan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<p>Bagian interaktif dari pembuatan cireng adalah memilih bahan yang tepat. Berikut adalah daftar bahan untuk membuat cireng biasa yang dapat Anda temukan dengan mudah di sekitar Anda:<\/p>\n<h3>Bahan Utama:<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>250 gram tepung tapioka<\/strong> (asi)<\/li>\n<li><strong>2 sendok makan tepung terigu<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bahan Bumbu:<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>3 siung bawang putih<\/strong>dihaluskan<\/li>\n<li><strong>1 daun bawang<\/strong>diiris tipis<\/li>\n<li><strong>1\/2 sendok teh garam<\/strong><\/li>\n<li><strong>1\/2 sendok teh merica bubuk<\/strong><\/li>\n<li><strong>1\/2 sendok teh kaldu bubuk<\/strong><\/li>\n<li><strong>150 ml air mendidih<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bahan Pelengkap:<\/h3>\n<ul>\n<li>Minyak untuk menggoreng<\/li>\n<li>Saus sambal atau kecap sebagai cocolan<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Langkah-Langkah Membuat Cireng<\/h2>\n<h3>1. Mempersiapkan Adonan Dasar<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Campur bahan kering:<\/strong> Dalam mangkuk besar, campurkan tepung tapioka dengan tepung terigu. Kombinasi kedua tepung ini memberikan tekstur yang pas antara kenyal dan sedikit renyah.<\/li>\n<li><strong>Tambahkan bumbu:<\/strong> Masukkan bawang putih halus, daun bawang, garam, merica bubuk, dan kaldu bubuk ke dalam campuran tepung. Aduk sampai semua bahan merata.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>2. Membuat Larutan Tepung<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Panaskan air:<\/strong> Didihkan air dalam panci terpisah. Setelah mendidih, secara perlahan tuangkan air ke dalam campuran tepung sambil diaduk secara merata. Lakukan secara bertahap agar tidak ada adonan yang menggumpal.<\/li>\n<li><strong>Uleni adonan:<\/strong> Gunakan spatula atau tangan untuk menguleni adonan sampai bisa dipulung. Pastikan adonan tidak terlalu lembek atau terlalu kering.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Membentuk Cireng<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Bentuk adonan:<\/strong> Ambil sedikit adonan, lalu bentuk menjadi bulatan kecil atau sesuai selera. Pipihkan sedikit agar mudah digoreng.<\/li>\n<li><strong>Istirahatkan adonan:<\/strong> Biarkan adonan yang sudah dibentuk selama beberapa menit agar bumbu lebih meresap.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Menggoreng<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Panaskan minyak:<\/strong> Dalam wajan, panaskan minyak dengan api sedang. Pastikan minyak cukup banyak agar cireng tenggelam dan matang merata.<\/li>\n<li><strong>Goreng cireng:<\/strong> Masukkan cireng satu per satu ke dalam minyak panas. Goreng hingga berwarna kecokelatan dan tekstur luar menjadi agak renyah.<\/li>\n<li><strong>Tiriskan minyak:<\/strong> Angkat cireng dan tiriskan minyak dengan baik menggunakan paper towel.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Tips Membuat Ciringe Gurih<\/h2>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Kualitas Tepung:<\/strong> Pilihlah tepung tapioka berkualitas tinggi agar cireng memiliki tekstur yang kenyal.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Suhu Api Saat Menggoreng:<\/strong> Goreng cireng dengan api sedang untuk memastikan bagian dalam matang sempurna tanpa membakar bagian luar.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Kombinasi Bumbu:<\/strong> Jangan ragu untuk berinovasi dengan tambahan bumbu seperti daun ketumbar atau bawang merah untuk cita rasa yang lebih kaya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Cocolan Saus:<\/strong> Variasikan cocolan dengan saus sambal, kecap manis, atau bahkan saus keju untuk pengalaman yang unik.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Cireng bukan hanya sekadar camilan, tetapi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Cireng Biasa: Panduan Lengkap dan Tips Membuat Cireng yang Gurih Cireng, singkatan dari &#8220;aci digoreng,&#8221; adalah salah satu jajanan tradisional khas Sunda yang telah merebut hati banyak orang di seluruh Indonesia. Kombinasi gurih dan tekstur yang kenyal membuat cireng menjadi camilan yang sempurna untuk dinikmati kapan saja. Dalam artikel ini, kita akan membahas resep [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":922,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[406],"class_list":["post-920","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-resep-cireng-biasa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/920","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=920"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/920\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":923,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/920\/revisions\/923"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media\/922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=920"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=920"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=920"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}