{"id":888,"date":"2026-04-02T19:04:24","date_gmt":"2026-04-02T19:04:24","guid":{"rendered":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/?p=888"},"modified":"2026-04-02T19:04:24","modified_gmt":"2026-04-02T19:04:24","slug":"resep-pempek-ikan-tenggiri-cara-membuat-pempek-lezat-dan-kenyal-di-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/resep-pempek-ikan-tenggiri-cara-membuat-pempek-lezat-dan-kenyal-di-rumah\/","title":{"rendered":"Resep Pempek Ikan Tenggiri: Cara Membuat Pempek Lezat dan Kenyal di Rumah"},"content":{"rendered":"<h2>Resep Pempek Ikan Tenggiri: Cara Membuat Pempek Lezat dan Kenyal di Rumah<\/h2>\n<p>Pempek adalah makanan khas Palembang yang telah mendapatkan popularitas di seluruh penjuru Indonesia. Salah satu jenis pempek yang paling digemari adalah pempek ikan tenggiri. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih membuat pempek menjadi kudapan yang dikangeni banyak orang. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara membuat pempek ikan tenggiri yang lezat dan kenyal di rumah.<\/p>\n<h3>Mengapa Memilih Ikan Tenggiri?<\/h3>\n<p>Ikan tenggiri adalah pilihan populer untuk membuat pempek karena teksturnya yang tepat dan rasa gurihnya yang khas. Ikan ini tidak hanya meningkatkan cita rasa pempek, tetapi juga memiliki kandungan protein yang baik untuk kesehatan.<\/p>\n<h3>Bahan yang Dibutuhkan<\/h3>\n<p>Sebelum memulai proses pembuatan, pastikan Anda telah mempersiapkan bahan-bahan berikut:<\/p>\n<h4>Bahan Utama:<\/h4>\n<ul>\n<li>500 gram ikan tenggiri fillet, haluskan<\/li>\n<li>250 gram tepung sagu<\/li>\n<li>1 sdt garam<\/li>\n<li>1 sdt gula pasir<\/li>\n<li>100 ml air es<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Bahan Untuk Kuah Cuko:<\/h4>\n<ul>\n<li>200 gram gula merah<\/li>\n<li>700 ml air<\/li>\n<li>5 siung bawang putih, haluskan<\/li>\n<li>10 buah cabai rawit, haluskan (sesuai selera)<\/li>\n<li>50 ml air asam jawa<\/li>\n<li>1 sdm ebi kering, haluskan<\/li>\n<li>Garam dan cuka secukupnya<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Instruksi Pembuatan<\/h3>\n<p>Untuk memudahkan proses, kita akan membagi instruksi ini menjadi beberapa langkah.<\/p>\n<h4>Langkah 1: Membuat Adonan Pempek<\/h4>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Haluskan Ikan:<\/strong> <\/p>\n<ul>\n<li>Gunakan blender untuk menghaluskan ikan tenggiri fillet hingga benar-benar lembut.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Campur Adonan:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Dalam sebuah wadah, campurkan ikan tenggiri yang telah dihaluskan dengan garam dan gula pasir. Aduk hingga merata.<\/li>\n<li>Tambahkan air es sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tambahkan Tepung Sagu:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Masukkan tepung sagu ke dalam campuran ikan sedikit demi sedikit. Aduk perlahan hingga adonan bisa dipulung.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h4>Langkah 2: Membentuk dan Memasak Pempek<\/h4>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Bentuk Pempek:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ambil sedikit adonan dan bentuk sesuai selera, bisa bentuk kapal selam atau lenjer. Untuk pempek kapal selam, buat cekungan di tengah adonan untuk menampung telur.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Rebus Pempek:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Didihkan air dalam panci besar. Masukkan pempek yang sudah dibentuk dan masak hingga mengapung. Pastikan pempek matang merata dengan merebusnya beberapa menit setelah mengapung.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h4>Langkah 3: Menyiapkan Kuah Cuko<\/h4>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Kuah Mendidih:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Rebus air bersama gula merah hingga larut sempurna.<\/li>\n<li>Tambahkan bawang putih, cabai rawit, dan ebi yang sudah dihaluskan. Aduk rata.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tambahkan Asam Jawa:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Masukkan air asam jawa, garam, dan sedikit cuka. Koreksi rasa sesuai selera Anda dengan menambah garam atau gula bila diperlukan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Saring Kuah:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Setelah mendidih, saring kuah untuk membuang ampasnya.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Cara Penyajian<\/h3>\n<p>Sajikan pempek yang telah matang bersama dengan kuah cuko. Potong pempek menjadi bagian-bagian kecil dan siram dengan kuah sebelum disantap. Biasanya, pempek disajikan dengan tambahan timun segar atau mi kuning.<\/p>\n<h3>Tips Agar Pempek Lebih Kenyal<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Gunakan Air Es:<\/strong> Menambahkan air es ke dalam adonan membantu menciptakan tekstur pempek yang kenyal.<\/li>\n<li><strong>Pemilihan Tepung Sagu:<\/strong> Pilih tepung sagu berkualitas bagus untuk hasil terbaik.<\/li>\n<li><strong>Jangan Over-Mix:<\/strong> Aduk adonan secukupnya agar sagu tidak keras.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Kesimpulan<\/h3>\n<p>Membuat pempek ikan tenggiri di rumah adalah kegiatan yang menyenangkan dan hasilnya bisa sangat memuaskan. Dengan bahan-bahan sederhana dan sedikit usaha, Anda dapat menikmati pempek lezat yang kenyal kapan saja. Selamat mencoba membuat pempek di rumah, dan semoga resep ini menjadi favorit baru Anda!<\/p>\n<p>Dengan panduan ini, Anda tidak hanya belajar cara membuat pempek yang lezat, tetapi juga menghidangkan cita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Pempek Ikan Tenggiri: Cara Membuat Pempek Lezat dan Kenyal di Rumah Pempek adalah makanan khas Palembang yang telah mendapatkan popularitas di seluruh penjuru Indonesia. Salah satu jenis pempek yang paling digemari adalah pempek ikan tenggiri. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih membuat pempek menjadi kudapan yang dikangeni banyak orang. Dalam artikel ini, kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":890,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[374],"class_list":["post-888","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-resep-pempek-ikan-tenggiri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/888","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=888"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/888\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":891,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/888\/revisions\/891"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media\/890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/chiefcoffeekemang.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}